Feezaa’s Weblog

Miracle

Posted on: Desember 14, 2007

Film garapan sutradara Helfi Kardit yang sukses menggarap Bangku Kosong, dan

Lantai 13 ini menceritakan tentang siswa-siswi kelas 3 suatu SMU akan melakukan

darmawisata.

Beberapa menit sebelum berangkat, Kinar (Keira Shabira). Siswi kelas 3 sosial 1

mendapat penglihatan kalau bis kelas mereka akan kecelakaan dan terbakar. Kinar

memperingatkan teman-teman dan Guru tetapi tidak digubris.

Kinar malah diseret turun oleh ketua angkatan, Satyo (Lian Firman) dan wali kelas

Pak Irawan (Robertino). Kaka (Andry Ilham), sahabat Satyo ikutan turun, tetapi dia

melarang Elisa (Audrey) pacarnya untuk turun.

Selain itu ada Ago (Dhitra Marfie), Tania (Lady Veronica), Mey (Nadilla Ernesta), dan

Aldi (Wishnu Wijaya) yang akhirnya turun karena suatu alasan. Bis kelas itu

berangkat duluan, sedangkan mereka yang turun, rencananya dinaikkan ke bis untuk

guru.

Bis kelas 3 Sosial 1 itu ternyata mengalami kecelakaan seperti penglihatan Kinar.

Semuanya mati. Delapan orang yang turun selamat: Satyo, Pak Irawan, Kaka, Ago,

Tania, Mey, Aldi dan Kinar sendiri. Akan tetapi ternyata kematian tidak berhenti

begitu saja.

Satu persatu mereka mati, diawali oleh Kaka, Pak Irawan dan Tania. Kinar berhasil

memecahkan teka-teki kalau kematian itu berurutan dari huruf awal nama

membentuk suatu kalimat: KITA MATI.

Shooting Miracle berlangsung selama bulan puasa dan menghabiskan waktu selama

18 hari dan bertempat lokasi di Puncak, Sentul, dan Jakarta. Kaka, Irawan, Tania,

berikutnya Ago, atau bisa jadi Aldi. Itu membentuk kata KITA. Sedangkan MATI

dari huruf awal nama empat orang lainnya, Mey dan Aldi, Lantas T dan I? Padahal

yang tersisa tinggal Kinar dan Satyo. Ternyata Kinar mempunyai panggilan nama

Inar, sedangkan Satyo biasa dipanggil Tyo. Berarti KITA MATI: Kaka, Irawan, Tania,

Aldi, Mey, Ago, Tyo, Inar.

Huruf awalan A yang mati berikutnya adalah Aldi, bukan Ago. Mereka yang tersisa

percaya akan rancangan kematian itu. Mereka berempat: Mey, Ago, Satyo, dan Kinar

malah menantang kematian dan berencana menggagalkan rancangan kematian.

Mereka malah menuju tempat, seperti tujuan mereka saat kecelakaan bis waktu itu

yakni sebuah penginapan di Puncak. Karena bila mereka ditakdirkan mati, maka

mereka tidak akan pernah benar-benar sampai tujuan. Mobil yang dikendarai Ago

kecelakaan di tengah Jalan, mereka terpaksa menginap di sebuah rumah tua dan

teror dimulai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

a

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 26,738 hits

USAHA WEB

Laman

%d blogger menyukai ini: