Feezaa’s Weblog

Archive for Desember 2007

pertamaku melihatmu bergetar rasa hatiku

berdebar-debar jantungku mungkin ku suka padamu

ketika ku melihatnya berdetak-detak di dada

mungkin itu suatu pertanda bahwa ku suka padanya
dia atau dia, ku pilih yang mana

aku pusing untuk memilihnya

reff:

jatuh cinta lagi

lagi-lagi ku jatuh cinta

aku jatuh cinta kepada setiap wanita

jatuh cinta lagi

lagi-lagi ku jatuh cinta

harus bagaimana ku ingin memikirkannya
layaknya seorang pria ku coba untuk setia

mencintai satu wanita tetapi aku tak bisa
dia atau dia, yang harus ku cinta

aku pusing untuk memilihnya

repeat reff
dia atau dia, ku pilih yang mana

aku pusing untuk memilihnya

repeat reff

Iklan

kau temukanku telah terjatuh

dalam cobaan terdashyat dari cinta

ku tlah tergoda, aku tak setia

aku khianati kita
maafkan ku pinta kau mengertiku

karna ku tak mampu hindari rasa
reff:

ijinkan aku sekali saja

rasakan cinta yang lain

sekali saja ku ingin memeluknya

dan cium bibirnya hanya untuk

biarkan dia dan kenangannya berlalu

kau temukanku telah terjatuh

dalam cobaan terdashyat dari cinta

ku tlah tergoda, aku tak setia

aku khianati kita

repeat reff

ingat waktu kamu peluk aku

cium kedua pipiku

bilang kamu sayang aku

bilang kamu cinta aku
kini kamu telah pergi

tinggalkan aku sendiri

aku mulai menyadari

kamu yang paling berarti
reff:

aku kangen kamu sayang

masih kangen kamu sayang

mau kah kamu kembali

menjadi pacarku lagi

sekali lagi

tak pernah kuduga

semuanya berubah

saat kau memandangku

bergetar hati ini

kau berikan harapan tentang

warna-warni hariku

reff:
semenjak ada dirimu

dunia terasa indahnya

semenjak kau ada di sini

kumampu melupakannya

kini aku tak sabar

kini hati kau untukku

nyatakanlah kepadaku

janji indah yg kutunggu

semua kini tlah bersinar lagi

takkan kuingat dia

repeat reff

reff2:

semenjak ada dirimu

dunia terasa indahnya

semenjak kau ada di sini

tak ingin melepaskanmu

kau berikan harapan tentang

warna-warni hariku

warna-warni hariku

repeat reff1

repeat reff2

derai hujan membasahi bumi
iringi kepergianmu dari sisiku
samar terdengar langkahmu menjauh
memudar tanpa jejak dan menghilang

ku tak mampu hadapi semua
ku tak sanggup lewati waktu
tanpa hadirmu yang selalu mengilhami

tiadakah jiwamu mengerti
betapa agungnya kasihku
bagai langit luas tak berbatas

reff:
kau buatku menangis, kau buatku tersiksa
merasakan perih hancur perasaan ini
tiada derita pernah ku alami
sehancur denganmu sepanjang umurku
saat kuinginkan dirimu

dirimu laksana surga
pancaran anugerah cinta
hingga ku tegar langkahkan hidupku

masihkah kau mungkin bisa mencintaiku
harapku kan selalu kembali bersama

repeat reff

Bagaimana rasanya jika kita tak bisa menerima kenyataan dan terus mengejar

keinginan hingga mengorbankan nyawa? Parahnya, kita baru menyadari telah

kehilangan nyawa setelah sekian lama melewati peristiwa menakutkan.

The Unseeable, film horor terbaru dari Thailand menceritakan kisah haru,

mencekam dan penuh misteri. Penonton dibawa kembali ke tahun 1927-1937,

saat Thailand terbagi menjadi dua, yaitu penduduk kelas atas yang sangat

terpengaruh budaya Eropa dan penduduk tradisional yang sederhana.

Dua kelas ini diwakilkan oleh Ranjuan, seorang janda kaya dengan pengaruh

budaya Eropa yang kental. Serta Nualjan, wanita dari desa yang pergi

meninggalkan desa untuk mencari suaminya, dalam keadaan hamil.

Di tengah perjalanan, Nualjan menemukan rumah Ranjuan dan akhirnya tinggal

di sana hingga melahirkan. Nualjan tidak sendiri, di rumah itu dia ditemani Choy,

seorang pelayan rumah yang menceritakan banyak hal aneh tentang rumah itu.

Ditambah satu penjaga rumah bernama Somjit, yang bersikap dingin dan selalu

mengingatkan Nualjan untuk tidak bermain di rumah utama (tempat nyonya

rumah tinggal) guna menghindari berbagai hantu yang konon berada di sana.

Serta nenek Erb, yang menyeramkan dan selalu menggendong boneka kemana-

mana.

Kejadian demi kejadian berbau misteri dan tak telihat secara kasat mata dilalui

Nualjan setiap waktu. Suatu hari, dia terkejut saat melihat suami yang dicari

selama ini ternyata berada di rumah Ranjuan. Di sinilah, klimaks cerita dimulai.

Perlahan-lahan, jawaban demi jawaban yang selama ini memenuhi benak Nualjan

mulai terkuak. Hingga akhirnya, dia menyadari apa yang sebenarnya terjadi dan

siapa yang sebenarnya masih hidup dan siapa yang menjadi hantu di rumah itu.

The Unseeable merupakan film horor karya sutradara Wisit Sasanatieng. Film

itu membawa atmosfir Thailand yang eksotis dan misterius ke hadapan

penonton. Seperti diketahui, film horor Thailand selalu menjadi film horor

terlaris karena dianggap cukup mencekam.

Jika Anda sudah pernah menyaksikan film Hollywood, The Others, yang

dibintangi Nicole Kidman, maka anda akan menemukan kesamaan kedua film itu.

Pada akhir cerita, The Others membuka fakta siapa sebenarnya manusia dan

siapa yang hantu. Begitu pula dengan The Unseeable.

Pesan yang dapat ditangkap dari film ini, yaitu setiap orang harus mampu

menerima kenyataan, meski keinginan akan sesuatu sangat besar melebihi

apapun.

Perempuan punya Cerita adalah sebuah film omnibus yang disutradarai oleh 4 perempuan

dan terdiri dari 4 cerita

Sumantri (Rieke Dyah Pitaloka), satu-satunya bidan yang tak tergantikan di sebuah pulau

di luar tak jauh dari Jakarta divonis kanker oleh dokter dan harus dirawat di Jakarta.

Wulan (Rachel Maryam), korban perkosaan dan hamil. Sumantri yang protektif berniat

mengaborsi kandungan Wulan namun menghadapi dilema karena masyarakat setempat

menentang keras aborsi

Safina (Kirana Larasati) dan kelompoknya adalah pelajar SMA di Yogyakarta, kota turis

dan pelajar. Akses luas internet membuat mereka bereksperimen dengan seks tanpa bekal

pengetahuan yang lengkap. Seorang jurnalis, Jay Anwar (Fauzi Baadila) tiba di Yogya,

Safina jatuh hati padanya dan ia yang naïf mempertaruhkan masa depannya untuk pria ini

Esi (Shanty) seorang pembersih WC di klab malam dangdut kerja keras untuk biaya hidup

dan pendidikan putrinya, Maesaroh (Ken Nala Amrytha). Ia nyaris putus asa saat

mendapati kekasihnya, Narto melecehkan Maesaroh. Beruntung, Cicih (Sarah Sechan),

primadona klab memberikan perlindungan dan tempat tinggal. Saat membangun kembali

mimpinya, Esi dihadapi kenyataan pahit bahwa Cicih dan Maesaroh terjerat sindikat

perdagangan perempuan

Laksmi (Susan Bachtiar), janda beranak satu, kehilangan suamina yang mengidap

HIV/AIDS. Keadaan semakin parah saat dirinya tertular penyakit tersebut dan suaminya

bersikeras mengambil alih hak asuh putri mereka, Belinda (Ranti Maria). Naluri seorang

Ibu membuatnya bertahan untuk mengasuh Belinda, namun mengasuh anak dengan

kondisi yang makin lemah dan tanpa penghasilan, membuat Laksmi mengambil keputusan

besar, demi memberikan yang terbaik bagi Belinda dan dirinya


Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

a

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Blog Stats

  • 26,810 hits

USAHA WEB

Laman